Rukun Nikah Keluarga Sakinah

Melanjutkan topik nikah dalam blog Keluarga Sakinah. Setelah sebelumnya membahas hukum nikah kita lanjutkan dengan rukun nikah. Rukun yaitu pokok pekerjaan itu, sesuatu yang harus ada dalam suatu perbuatan. Misalnya niat dalam sholat tidak dapat dipisahkan dengan sholat itu sendiri. Sholat tanpa niat sama halnya dengan tidak sah.

Ada sebuah pertanyaan, lebih utama mana antara menikah dan tekun beribadah tanpa menikah. Dalam menjawab pertanyaan ini, para ulama berbeda pendapat. Menurut pendapat yang unggul (kuat) bahwa yang paling utama adalah, menikah dan juga tekun beribadah.

Adapun rukun nikah telah ditetapkan harus ada lima hal sebagai berikut:
  1. Pengantin Lelaki (zauj)
    • Berumur baligh, bila masih kecil, maka bapak atau kakek qabulnya. 
    • Berakal, bila hilang akalnya, maka bapak qabulnya. 
    • Tidak senasab atau sesusuan (radla) dengan pengantin wanita 
    • Dengan kehendak sendiri (ikhtiar). Tidak sah bila dipaksa. 
    • Menentukan dan mengetahui nama wanita yang akan dinikahi, mengetahui akan status calon istrinya, perawan atau janda dan sudah lepas ‘iddah.
  2. Pengantin Wanita (zaujah)
    • Berusia baligh 
    • Berakal
    • Tidak Senasab dan tidak sesusuan dengan pengantin lelaki
    • Kehendak sendiri, tanpa adanya paksaan selain wali mujbir bapak/kakek
    • Mengetahui lelaki yang akan menikahi dirinya.
  3. Wali Nikah
  4. Wali haruslah seorang Islam, baligh, berakal, merdeka,
  5. Mahar
  6. Shighat

Sumber:
Kitab Tabiyinal Islah
Kitab Qurrotul uyun

Pelemsewu, 23-08-2012
Tags: ,

@DenShoim

Lelaki Ganteng tiada tanding tiada banding yang beruntung sudah beristri jadi tidak perlu kebingungan lagi memilah dan memilih, tinggal menikmati saja yang ada. Meski berwajah imut namun sudah punya dua anak lucu. Berwirausaha serabutan sambil mencoba budidaya jangkrik dan pengembangan toko batik online. Perokok yang tidak suka dengan kelakuan para perokok itu sendiri.

4 komentar

  1. ada pertanyaan di http://www.aunian.com/rumah-tangga-bahagia.htm , jika seorang wanita karena kesalahan masalalunya ia sudah tidak perawan lagi. bolehkah ia menyembunyikan keadaannya ? karena kalo dia jujur khawatir ia tidak jadi menikah seperti waktu-waktu sebelumnya, padehal ia sudah menjelang usia 30th dan ia sangat mencintai calon suaminya yang sekarang.

  2. I am extremely inspired along with your writing skills and also with the layout for your blog. Is that this a paid topic or did you customize it your self? check my blog Either way keep up the nice quality writing, check my source it is rare to look a great weblog like this one today.. check my source

Leave a Reply

Terima Kasih jika berkenan memberi masukan, kritik ataupun saran atas materi ataupun bahasa dan penulisan pada blog KELUARGA SAKINAH. Harap tidak melakukan SPAM