Bagaimana Bercinta Di Saat Wanita Haid

Rekan Keluarga Sakinah, membaca ulasan tentang bahaya bercinta di kala sedang haid pada Wolipop dengan judul "Ini Bahayanya Jika Anda Bercinta Saat Sedang Haid" jadi teringat kata guru ngaji sewaktu saya mau menikah dulu. Beliau membacakan Surat Al Baqarah ayat 222-223.
wanita haid, masa haid, darah haid, tentang haid, perempuan haid, berhubungan saat haid, larangan ketika haid, bercinta, saat haid, saat menstruasi, seks saat haid, hubungan saat haid, berhubungan seks saat haid, melakukan seks saat haid, seks saat mens, berhubungan badan saat haid, melayani suami saat haid

Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran." Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri[1] dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci[2]. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(QS Albaqarah 2:222)
[1] yaitu menyetubuhi wanita di kala haid
[2] sesudah mandi janabat. Adapula yang menafsirkan sesudah berhenti darah keluar.

Bercinta di saat Wanita Haid Versi Agama Islam
Surat Al Baqarah ayat 222 diturunkan karena pada saat itu orang-orang Yahudi dan Arab Jahiliyah menganggap wanita haid adalah najis, tidak mau bergaul dengan istrinya yang haid, tidak mau makan minum bersama, dan tidak mau bersama-sama serumah dengan mereka, bahkan menyentuh pun tidak mau. Sementara bagi Nasrani waktu itu, seorang wanita haid tidaklah suatu masalah. Mereka bergaul biasa saja dengan perempuan haid, tidak ada perbedaan antara yang haid ataupun tidak. Mereka menggaulinya secara bebas dan berbuat sesuka hatinya.
Hal tersebut disebutkan dalam sebuah hadis dari Anas bin Malik bahwa orang Yahudi bila istrinya sedang haid mereka tidak mau makan bersama, tidak mau serumah dengan dia. Maka seorang sahabat Rasulullah menanyakan hal itu, lalu turunlah ayat ini. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: "Segala sesuatu boleh kamu perbuat dengan istrimu yang sedang haid selain bersetubuh."

Bercinta dengan Wanita Haid Versi Ilmu Kesehatan
Sekarang yang jadi pertanyaan, mengapa tidak diperbolehkan bersetubuh dengan wanita yang sedang haid. Menurut Spesialis Onkologi di Jakarta Consultation Center, Prof. Dr. Li Yuan Zhong tiga hal yang harus diwaspadai jika melakukan hubungan seks saat wanita sedang menstruasi, yaitu:
1. Endometriosis
Saat melakukan hubungan suami istri, wanita akan mengalami orgasme dan pada saat itu rahim akan berkontraksi yang menyebabkan darah kotor dari menstruasi bisa masuk ke dalam perut melalui saluran telur. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya endometriosis pada tubuh wanita.
2. Infeksi
Hubungan suami istri biasanya akan menimbulkan luka dan endometriumnya mengalami peluruhan, darah menstruasi atau sperma yang tidak steril bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan infeksi.
3. Bisa menyebabkan luka trauma di mulut rahim yang diakibatkan adanya infeksi.
Dr. Li Yuan pun menyarankan sebaiknya pasangan menunggu hingga haid wanita selesai. Setelah wanita sudah 'bersih', barulah pasangan tersebut bisa melakukan hubungan seks seperti biasa.
Pendapat ini diperkuat oleh Dr.Andri Wanananda, Anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) bahwa saat haid terjadi pelepasan lapisan dalam dinding rahim (uterus) untuk kemudian diganti dengan lapisan baru. Dalam halaman konsultasi detikHealth, dia menulis:
Prosesnya disertai dengan keluarnya 35 ml darah; 35 ml cairan serosa. Hal ini menunjukkan ada pembuluh darah yang terbuka. Ketika bercinta saat wanita sedang haid, gerakan-gerakan Mr. Happy ketika penetrasi ke Miss V bisa memicu masuknya gelembung udara ke dalam pembuluh darah yang terbuka. Dikhawatirkan terjadinya emboli, yaitu gelembung udara yang terbawa aliran darah dan bila menyumbat pembuluh darah sekitar jantung akan fatal akibatnya.

Solusi Jika Pasutri Tetap Ingin Bermesraan Meskipun Perempuan Sedang Haid
1. Persentuhan dengan wanita haid di luar bagian antara pusar dan lutut
Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Apabila salah seorang di antara kami sedang haid, Rasulullah saw. memerintahkan untuk memakai izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah), kemudian beliau menggaulinya (tanpa senggama). (Shahih Muslim No.440)
Hadis riwayat Maimunah ra., ia berkata: Rasulullah saw. biasa menggauli (tanpa senggama) istri-istri beliau yang sedang haid dari luar izaar (kain bawahan menutupi bagian tubuh dari pusar ke bawah).(Shahih Muslim No.442)
2. Tidur bersama wanita haid di dalam satu selimut
Hadis riwayat Ummu Salamah ra., ia berkata: Ketika aku sedang berbaring bersama Rasulullah saw. dalam satu selimut, tiba-tiba aku haid, maka aku keluar dengan pelan-pelan lalu mengambil pakaian khusus waktu haid. Rasulullah saw. bertanya kepadaku: Apakah engkau haid? Aku jawab: Ya. Beliau memanggilku dan aku berbaring lagi bersama beliau dalam satu selimut. Zainab binti Ummu Salamah berkata: Dia(Ummu Salamah) dan Rasulullah saw. mandi jinabat bersama dalam satu bejana.(Shahih Muslim No.444)
3. Wanita yang haid boleh membasuh kepala dan menyisir rambut suami.
Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Adalah Nabi saw. apabila beriktikaf, beliau mendekatkan kepalanya padaku, lalu aku menyisir rambut beliau. Beliau tidak masuk rumah, kecuali jika ada hajat kemanusiaan. (Shahih Muslim No.445)

Allah memberi tuntunan hidup pastilah tidak ada yang salah, namun karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan manusia yang kurang memahami atas panduan yang Dia berikan. Wallahu a'lam bish showab

Demikian berhubungan suami istri pada saat wanita sedang haid dipandang dari beberapa sudut. Tak ada salahnya menunda hubungan paling lama 15 hari toh sudah ada solusi untuk tetap menjaga kemesraan. Dan, jika timbul kerinduan pastilah akan lebih dahsyat lagi.

Semoga bermanfaat..

Sumber:
Tafsir Al Quran Depag RI
Shahih Muslim
Wolipop

Pelemsewu,20:59, 25 November 2011 (mencoba berbagi dengan segala keterbatasan wawasan)
Tags: ,

@DenShoim

Lelaki Ganteng tiada tanding tiada banding yang beruntung sudah beristri jadi tidak perlu kebingungan lagi memilah dan memilih, tinggal menikmati saja yang ada. Meski berwajah imut namun sudah punya dua anak lucu. Berwirausaha serabutan sambil mencoba budidaya jangkrik dan pengembangan toko batik online. Perokok yang tidak suka dengan kelakuan para perokok itu sendiri.

12 komentar

  1. PERTAMAX...

    Kirain ngejelasin caranya, habis judulnya Bagaimana... hehehhheh :D
    bcanda sob piss!

  2. hehe..saya juga baru nyadar. jadi gak sinkron ya :-(

    tapi gapapa lah. ke depan harus lebih baik lagi. makasih masukannya, ditunggu masukan lainnya

  3. wah informasinya berguna sekali, tapi sayang belum waktunya. tapi tidak apa-apalah yang penting dapat ilmunya.

  4. Terima kasih sobat atas berbagi ilmunya nih..bermanfaat nagi yang telah berumah tangga atau pun hendak berumah tangga untuk bekal ilmu yang bermanfaat

  5. gitu toh ya akibatnya, jadi mesti hati2 saja. tetep halal juga kok, he

  6. Artikelnya bermanfaat sekali, namun jumlah link dalam artikelnya terlalu banyak yang bahkan hanya menuju satu judul artikel yang sama, kalau linknya diklik pengunjung hanya akan dibawa menuju artikel yang sama.

  7. @Fazri: bagi yang belum waktunya, sekedar untuk pengetahuan saja, persiapan buat besok :D

    @Cardiacku: semoga bermanfaat..ditunggu kunjungan berikutnya :D

    @rusydi hikmawan: makasih sudah berkunjung, ditunggu kunjungan berikutnya..

    @Abdul Majid: ini masukan yang saya tunggu. segera dihilangkan. Terima kasih banyak masukannya

  8. @rusdy : tetap halal bagaimana bro? kan bersenggama nya dilarang?

  9. info yang bagus sob :D
    tapi saya masih blum cukup uumur buat yang ginian haha

  10. la klo kasusnya saat istri yg baru memulai program KB terus g cocok program KBnya, haidnya bisa satu bulan, g cuma 15hr om.

    bisa hancur ni....

  11. Sip lah,, terimakasih bermanfaat sekali,,,,

Leave a Reply

Terima Kasih jika berkenan memberi masukan, kritik ataupun saran atas materi ataupun bahasa dan penulisan pada blog KELUARGA SAKINAH. Harap tidak melakukan SPAM